Barang/benda yang di larang saat di dalam pesawat
06 February 2026 17:12 WIB
?Barang yang Dilarang Masuk ke Dalam Pesawat untuk Jamaah Umrah
Melaksanakan ibadah umrah merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan persiapan matang, termasuk memahami aturan penerbangan internasional. Demi menjaga keselamatan penumpang, awak kabin, dan pesawat, terdapat sejumlah barang dan benda yang dilarang dibawa ke dalam pesawat, baik di kabin maupun bagasi tercatat.
Bagi jamaah umrah, memahami aturan ini sangat penting agar proses keberangkatan berjalan lancar tanpa kendala saat pemeriksaan keamanan di bandara.
Mengapa Ada Barang yang Dilarang Dibawa ke Pesawat?
Aturan penerbangan internasional dibuat untuk mencegah risiko yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan. Barang yang berpotensi menimbulkan ledakan, kebakaran, keracunan, atau gangguan keamanan tidak diperbolehkan dibawa ke dalam pesawat.
Otoritas penerbangan di seluruh dunia, termasuk Arab Saudi dan Indonesia, menerapkan standar keamanan yang ketat bagi seluruh penumpang, termasuk jamaah umrah.
Jenis Barang yang Dilarang Dibawa ke Dalam Pesawat
1. Bahan Peledak
Barang yang termasuk kategori bahan peledak tidak diperbolehkan dibawa dalam kondisi apa pun, antara lain:
Petasan
Kembang api
Amunisi
Bom atau replika bom
Dinamit dan bahan peledak lainnya
Barang-barang tersebut dapat menimbulkan ancaman serius terhadap keselamatan penerbangan.
2. Senjata Api
Seluruh jenis senjata api dan perlengkapannya dilarang dibawa oleh penumpang umum, seperti:
Pistol
Revolver
Senapan
Peluru
Amunisi
Kecuali memiliki izin khusus dari otoritas yang berwenang, senjata api tidak boleh dibawa dalam penerbangan komersial.
3. Senjata Tajam
Benda tajam yang dapat digunakan sebagai alat menyerang juga dilarang masuk ke kabin pesawat, di antaranya:
Pisau
Gunting
Cutter
Obeng
Silet
Multi tools dengan mata pisau
Sebaiknya benda-benda tersebut dimasukkan ke bagasi tercatat jika masih diperbolehkan oleh maskapai.
4. Cairan Mudah Terbakar
Barang yang mengandung bahan mudah terbakar berisiko menyebabkan kebakaran selama penerbangan, seperti:
Bensin
Spiritus
Thinner
Korek api tertentu
Aerosol mudah terbakar
Karena sifatnya yang berbahaya, barang-barang ini dilarang dibawa ke dalam pesawat.
5. Bahan Kimia Berbahaya
Kategori ini mencakup:
Racun
Asam kuat
Cairan korosif
Pemutih
Pestisida
Bahan kimia industri
Paparan bahan kimia berbahaya dapat mengancam keselamatan penumpang dan kru penerbangan.
6. Bahan Radioaktif
Material radioaktif dan nuklir tidak diperbolehkan berada dalam penerbangan sipil, seperti:
Uranium
Peralatan radioaktif tertentu
Material nuklir
7. Zat Beracun
Zat yang dapat membahayakan kesehatan manusia juga termasuk barang terlarang, antara lain:
Sianida
Pestisida beracun
Racun serangga berkonsentrasi tinggi
Bahan kimia berbahaya lainnya
8. Gas Bertekanan
Beberapa jenis tabung gas tidak diperbolehkan dibawa karena berpotensi meledak akibat perubahan tekanan udara.
Contohnya:
Tabung gas portabel
Tabung oksigen tertentu
Tabung scuba diving
Gas helium bertekanan
9. Baterai Lithium Berkapasitas Besar
Baterai lithium memiliki risiko panas berlebih dan kebakaran.
Beberapa contoh:
Power bank berkapasitas tinggi
Baterai cadangan berukuran besar
Perangkat dengan baterai lithium yang rusak
Pastikan kapasitas power bank yang dibawa sesuai dengan ketentuan maskapai penerbangan.
10. Barang Berbahaya Lainnya
Kategori ini meliputi:
Magnet berkekuatan tinggi
Alat kejut listrik (stun gun)
Laser pointer berkekuatan tinggi
Peralatan yang dapat mengganggu sistem navigasi penerbangan
Aturan Membawa Cairan di Kabin Pesawat
Salah satu aturan yang paling sering dilanggar penumpang adalah terkait cairan.
Ketentuan umum yang berlaku:
Maksimal 100 ml per wadah.
Seluruh cairan dimasukkan ke dalam kantong plastik transparan.
Kapasitas total maksimal 1 liter per penumpang.
Yang termasuk cairan antara lain:
Air minum
Parfum
Lotion
Gel
Pasta gigi
Sabun cair
Jika membawa cairan lebih dari 100 ml, maka cairan tersebut biasanya harus dimasukkan ke bagasi tercatat atau dibeli setelah melewati pemeriksaan keamanan bandara.
Air Minum di Dalam Pesawat
Jamaah diperbolehkan membawa air minum ke kabin apabila:
Dibeli setelah melewati pemeriksaan keamanan (security check).
Mengikuti ketentuan maskapai dan bandara keberangkatan.
Air minum kemasan yang masih tersegel juga umumnya dapat dimasukkan ke bagasi tercatat.
Ketentuan Khusus Air Zamzam untuk Jamaah Umrah
Banyak jamaah yang bertanya mengenai air zamzam.
Perlu diketahui bahwa:
Air zamzam tidak diperbolehkan dibawa ke dalam kabin pesawat.
Air zamzam harus mengikuti prosedur resmi maskapai dan otoritas Arab Saudi.
Umumnya diberikan dalam kemasan resmi sekitar 5 liter.
Pengangkutan dilakukan sesuai aturan yang berlaku di bandara Arab Saudi.
Karena itu, jamaah tidak perlu membawa air zamzam ke kabin dan cukup mengikuti prosedur yang telah ditentukan.
Tips Agar Perjalanan Umrah Lancar
Sebelum berangkat umrah, lakukan beberapa langkah berikut:
Periksa kembali isi koper dan tas kabin.
Hindari membawa benda tajam dan cairan berlebihan.
Pastikan power bank sesuai aturan maskapai.
Simpan dokumen perjalanan di tempat yang mudah dijangkau.
Ikuti petunjuk petugas bandara dan maskapai.
Datang lebih awal agar memiliki waktu cukup untuk pemeriksaan keamanan.
Penutup
Mematuhi aturan barang bawaan bukan hanya membantu mempercepat proses pemeriksaan di bandara, tetapi juga merupakan bagian dari menjaga keselamatan bersama. Dengan memahami barang-barang yang dilarang masuk ke dalam pesawat, jamaah umrah dapat menjalani perjalanan ibadah dengan lebih nyaman, aman, dan khusyuk.
Semoga perjalanan umrah Anda berjalan lancar, mendapatkan kemudahan dalam setiap proses perjalanan, serta meraih umrah yang mabrur.
Referensi
International Civil Aviation Organization – Technical Instructions for the Safe Transport of Dangerous Goods by Air.
International Air Transport Association – Dangerous Goods Regulations (DGR).
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara – Ketentuan keamanan penerbangan sipil Indonesia.
General Authority of Civil Aviation – Regulasi penerbangan dan barang bawaan penumpang.
Saudi Arabian Airlines – Ketentuan bagasi dan barang berbahaya bagi penumpang umrah.
Share on WhatsApp Share on Facebook Share on Twitter